Ingredients
Ingredients

Alpha Arbutin

Dipakai pada 20 produk8 brandDiperbarui 12 Jun 2026

Apa itu Alpha Arbutin?

Alpha Arbutin adalah senyawa pencerah yang secara struktur merupakan bentuk glikosida dari hidrokuinon, artinya molekul hidrokuinon yang diikat dengan molekul glukosa. Ikatan gula inilah yang mengubah segalanya: hidrokuinon murni adalah bahan pencerah sangat kuat namun bermasalah karena berpotensi menimbulkan iritasi dan pada pemakaian jangka panjang dapat menyebabkan okronosis, yaitu perubahan warna kulit menjadi kebiruan yang bersifat permanen, sehingga penggunaannya dibatasi ketat dan di Indonesia hanya boleh diresepkan dokter. Dengan menempelkan gula, molekul menjadi jauh lebih stabil dan pelepasan hidrokuinonnya berlangsung sangat lambat dan bertahap di kulit, sehingga risiko iritasi maupun okronosis praktis hilang. Versi alpha memiliki ikatan glikosida tipe alfa yang terbukti beberapa kali lebih efektif menghambat enzim pigmen dibanding versi beta yang lebih murah dan lebih umum. Kadar efektifnya berkisar 1 sampai 2 persen, dan di atas angka itu manfaat tambahannya tidak sebanding dengan kenaikan risiko.

Tingkat IritasiRendah
Frekuensi Pakai1 sampai 2 kali sehari (pagi dan atau malam). Aman dipakai setiap hari jangka panjang.
Ramah PemulaYa
Ibu Hamil & MenyusuiKonsultasi dokter dulu

Tips Singkat

  • Kadar 2 persen adalah titik optimal — lebih tinggi tidak menambah hasil tapi menambah risiko iritasi
  • Pastikan produknya Alpha Arbutin, bukan Beta Arbutin atau Arbutin polos yang jauh lebih lemah
  • Serum yang berubah warna kecokelatan menandakan bahan sudah terurai, jangan dipakai lagi
  • Ratakan ke seluruh wajah, tidak hanya di titik noda, karena fungsinya juga mencegah pigmen baru

Disclaimer: Informasi ini bersifat edukasi dan bukan pengganti saran dokter kulit.